Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2022

Ada Janji di Dalam Tuhan Yesus

Kita tidak akan pernah tahu apa yang Tuhan akan lakukan. Terkadang kita merasa bodoh memimpikan impian-impian yang Tuhan taruh di dalam hati kita. Mimpi itu selalu kelihatan terlalu besar. Dan kita takut terlihat aneh ketika kita ingin mencobanya. Sehingga terkadang kita menyerah terlalu cepat.  Saya bisa menyerah, ketika orang terdekat saya mulai mempertanyakan sebenarnya apa impian saya! Saya bisa saja menyerah, ketika teman-teman saya mulai meremehkan dan membicarakan saya dibelakang! Saya bisa saja menyerah, khususnya ketika orang tua saya mulai gelisah dengan keadaan saya.  Tapi mengapa tak kunjung menyerah?  Ada alasan, ada Tuhan yang akan menepati janji pada kita. Mempertemukan dengan impian yang kita anggap bodoh. Meskipun disepanjang perjalanan kadang rasa percaya kita renggang saat berjalan menuju impian itu. Tidak ada mimpi yang datang terlalu cepat atau datang terlalu lama. Tidak peduli betapa tuanya kita. Impian yang Tuhan taruh tidak pernah terlalu terlambat...

Setiap Kita adalah Unik

Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya, Ia mau supaya kita hidup didalamnya. "Efesus 2:10". Mengapa ladang orang lain lebih subur, ketimbang dengan ladang milikku?  Banyak dari kita mencoba menjadi apapun selain menjadi diri sendiri!  Ada yang memaksakan pakaian itu baginya, padahal tau jelas seharusnya tidak untuk dia kenakan, tau bahwa itu kurang nyaman dan justru jadi terlihat aneh. Kita kehilangan nalar untuk bisa mengerti siapa kita, cenderung mengkhawatirkan orang lain (negatif), menjadi pribadi yang suka mengoreksi tapi lupa jejak yang sudah kita tinggalkan di masa lalu. Mendambakan menjadi bunga, yang mungkin mendapatkan perhatian lebih dari orang lain. Memanipulasi diri, mengingini yang orang lain miliki. Kamu dan aku lupa bahwa kita ternyata diciptakan Tuhan untuk melakukan perkara-perkara yang tidak biasa.  Jangan pernah mencoba meniru panggilan orang lain. Jangan menjadi p...