Apakah Doa, hanya sebatas Ucapan Belaka?
So, apakah kita akan tetap diam jika sedang berada dalam fase ini? atau justru mencari tahu penyebab kenapa sampai bisa aku seperti ini? Aku ngak mau jadi orang yang sok tau dan paling benar, aku rindu kita sama-sama bertumbuh, saling membantu untuk bisa bangkit apabila kamu sedang down saat ini. For me, menulis topik ini semacam healing buat aku pribadi, karna aku bukan tipe yang terbuka dan bisa curhat ke orang-orang bahkan orang terdekat sekalipun, semoga buat kalian yang lagi ada di fase ini juga ketika membaca ini menjadi healing juga, biar kita sama-sama semangat kembali.
Ibadah itu sudah mendarah daging untukku, ibadah menjadi sebuah keharusan, kalo ngak ibadah kayak ada yang kurang :( Tapi waktu aku dengar sharing dari seseorang, kayak wah ternyata motivasi ibadah aku salah dong selama ini, pantesan iman aku ngak bertumbuh. Sampai akhirnya aku bertemu dengan sebuah masalah yang bisa dibilang jurang besar. Itu membuat aku menyalahkan diri sendiri, hilang semangat dan merasa tidak berarti. Mungkin teman-teman juga pernah merasakan itu, atau sedang di posisi itu.
Kita paham ngak? kenapa kita bisa sampai jatuh ke posisi yang menyedihkan itu dan justru menyalahkan diri sendiri, mengatai diri kita bodoh, bukannya bangkit dan mencoba kembali?
Itu karena kita kehilangan HARAPAN yang bisa kita dapatkan dari satu sosok yang luar biasa dalam hidup kita sebenarnya, yaitu Tuhan Yesus.
Kenapa Kita Kehilangan Harapan?
Satu hal yang menyebabkan adalah karena kita ngak mau intim dengan Tuhan. Mungkin sebagai orang Kristen, kamu berdoa, kamu rajin beribadah, berbuat baik dan sebagainya, tapi ketika datang pencobaan kamu gampang terombang-ambing, langsung ngeluh bilangnya "Kenapa Tuhan, nasibku seperti ini?". Begitulah yang kurasakan, "Tuhan, aku udah rajin ibadah loh, berdoa, baca firman, baik sama orang, tapi semua yang aku lakuin berbanding terbalik, karier aku ngak mulus kayak teman aku?". Intinya kita jadi sering membanding-bandingkan hidup kita dengan orang lain.
Coba kita renungkan, sudah seberapa intimkah kamu dengan Tuhan? Seberapa seringkah kita menutup pintu kamar kita, melipat tangan kita dan menutup mata kita, berdoa pada Tuhan? Pernahkah kamu menangis meminta Roh Kudus hadir ditengah-tengah doamu? atau saat kita berdoa, benarkah kita mengimani setiap kata demi kata yang kita ucapkan? Jawabnya, Tidak. Jika ya, pasti masalah diatas ngak bakal jadi problem buat kamu.
Guys, kalian tahu ngak Kuasa Doa itu seperti apa? Doa itu besar khasiatnya lohh.
Pernah dengar ngak, "Orang yang tidak berdoa, sama saja dengan Mati" Wahh, mati berarti tidak bernyawa dong. Kalo kita tidak berdoa berarti kita sama dengan benda mati dong yaa? Hehee padahal kita bernafas, mampu membedakan cantik dan jelekk, tajir dan miskin? Kita istimewa loh, punya indra yang bisa kita gunakan untuk merasakan kehadiran Tuhan dalam hidup kita, hanya saja kamu dan aku tidak memakai itu dengan baik, sehingga kita menjadi tidak peka dan kaku :-)
Merasa tidak Pantas
Mungkin saat ini ada dari kita yang merasa tidak layak untuk meminta apapun dari Tuhan, karena udah terlanjur jauh dan larut dalam dosa. Tapi prasangka itu salah guys, Tuhan tidak pernah menganggap kamu tidak berharga. "Burung pipit saja dikasihi oleh Tuhan, terlebih dirimu". Merasa tidak pantas adalah tolak ukurmu,itu duniawi, bukan ukuran Tuhan. 1 Tes 5 : 17 mengatakan: Tetaplah Berdoa. Jadi apalagi yang perlu kau tidak pantaskan?
Atau merasa tidak pandai dalam mencurahkan isi hatimu? Tidak ada alasan kamu tidak pandai dalam berdoa, Tuhan tidak menilai doamu dari bakunya bahasamu, atau sudah sesuai EYD :-) Doa itu nafas kehidupan orang percaya, ceritakan saja isi hatimu, jadikan Tuhan sebagai sahabat. Yakinlah Tuhan sedang menunggu kepulangan kita, Dia tidak sabar ingin mendengarkan kita mencurahkan isi hati kita. Tuhan akan senantiasa merangkul dan menjaga kita di setiap musim hidup kita.
Doaku ngakk didengar kali yah?
Adakah dari kita yang merasa sampai sekarang doa-doa kita tidak kunjung dikabulkan?
Lantas itu menjadi alasan kita untuk berhenti berdoa? atau mengganggap berdoa yah penanda kita beragama saja? Tidak berdoa juga tidak apa-apa! Hei.., itu adalah tolak ukur yang salah. Secara tidak langsung kita telah mendikte cara kerja Tuhan dalam hidup kita. Dan menginginkan Tuhan untuk bekerja sesuai dengan keinginan kita.
Tidak ada doa yang tidak didengar oleh Tuhan. Nyatakan saja segala doamu dengan ''Sederhana'', jadikan Tuhan layaknya sahabat yang menerima segala keburukanmu. ''Curahkan isi hatimu'' dengan penuh kerendahan hati, tentunya ''sesuai dengan kebenaran'', serta ''Imani'' setiap kata yang terucap dari bibirmu dan pekerjaanmu hanya ''Nantikan Waktunya Tuhan''.
Konsistenlah dengan Tuhan. Jaga tetap keintimanmu dengan Dia, jangan biarkan satu celah kemalasan bercabang-cabang hingga menggerogoti hidupmu. Iblis tidak lebih hebat dari kita. Dan percaya Tuhan yang mengasihi kita akan selalu setia menunggu kedatangan kita, jangan merasa tidak pantas dan rendah diri. Karena kita kepunyaan Tuhan, Anak Raja! Tuhan Memberkati kita semua guyss ❤❤❤
Komentar
Posting Komentar